galeri
Ikhtiar Lahir Batin: Siswa SMA Negeri 2 Rembang Gelar Doa Bersama Jelang TKA 2026
REMBANG – Sebagai wujud kesiapan mental dan spiritual menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026, keluarga besar SMA Negeri 2 Rembang menggelar kegiatan Doa Bersama serentak pada Jumat, 23 Oktober 2026 mulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang akan menempuh ujian, didampingi oleh kepala sekolah, jajaran guru, dan karyawan.
Suasana khusyuk dan penuh khidmat menyelimuti lingkungan sekolah. Untuk memfasilitasi seluruh siswa, pelaksanaan doa bersama ini dibagi berdasarkan agama masing-masing:
• Siswa Beragama Islam: Melaksanakan kegiatan Istighosah bersama di Masjid SMA Negeri 2 Rembang. Dipandu oleh guru agama, para siswa melantunkan zikir, salawat, dan doa-doa keselamatan secara berjamaah, memohon kemudahan serta hasil terbaik dalam menghadapi TKA 2026.
• Siswa Non-Muslim: Melaksanakan doa bersama secara terpisah di ruangan khusus yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Dengan penuh kedamaian, mereka beribadah sesuai dengan tata cara agama masing-masing, dipimpin oleh guru pembimbing kerohanian.
Meskipun dilaksanakan di tempat yang berbeda, esensi dari kegiatan ini tetap sama, yaitu menyatukan tekad dan mengetuk pintu langit agar seluruh siswa diberikan ketenangan, konsentrasi, serta kelulusan dengan hasil yang berkah. Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat memperkuat mentalitas spiritual siswa di samping persiapan akademik yang telah intensif dilakukan selama di kelas.
Suasana khusyuk dan penuh khidmat menyelimuti lingkungan sekolah. Untuk memfasilitasi seluruh siswa, pelaksanaan doa bersama ini dibagi berdasarkan agama masing-masing:
• Siswa Beragama Islam: Melaksanakan kegiatan Istighosah bersama di Masjid SMA Negeri 2 Rembang. Dipandu oleh guru agama, para siswa melantunkan zikir, salawat, dan doa-doa keselamatan secara berjamaah, memohon kemudahan serta hasil terbaik dalam menghadapi TKA 2026.
• Siswa Non-Muslim: Melaksanakan doa bersama secara terpisah di ruangan khusus yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Dengan penuh kedamaian, mereka beribadah sesuai dengan tata cara agama masing-masing, dipimpin oleh guru pembimbing kerohanian.
Meskipun dilaksanakan di tempat yang berbeda, esensi dari kegiatan ini tetap sama, yaitu menyatukan tekad dan mengetuk pintu langit agar seluruh siswa diberikan ketenangan, konsentrasi, serta kelulusan dengan hasil yang berkah. Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat memperkuat mentalitas spiritual siswa di samping persiapan akademik yang telah intensif dilakukan selama di kelas.